DaerahPemerintah

Pelayanan Puskesmas Muara Gembong Sangat Buruk Ketua ICON RI Akan Laporkan Atas Kejadian Seorang Ibu Yang Melahirkan Yang Hampir Berujung Kematian

mediaanakbangsa id._Bekasi-3/12/2023.  pelayanan dalam  penanganan pasien di Puskesmas muaragembong, kecamatan muara gembong  Kabupaten Bekasi  Jawa barat. tidak maksimal atau lalai dalam penanganan pasien yang dilakukan oleh dua orang Bidan Puskesmas muara gembong terhadap seorang ibu hamil  yang hendak melahirkan Jumat 01.12.2023.

Seperti halnya yang di katakan salah seorang warga muara gembong yang enggan di sebutkan namanya   menjelaskan bahwa ada seorang ibu dari warga Kampung  Jogol Rt.003/002.Desa Pantai Bakti, Kecamatan muaragembong kabupaten Bekasi yang hendak melahirkan di dipuskesmas, justru bayinya meninggal dunia akibat lambat dalam penanganannya sehingga tidak terselamatkan.

Saat dikonfirmasi Acim, (42) suami dari ibu Suryani, menjelaskan  kepada awak media bahwa, Waktu Hari Senin 27 November Ibu  Suryani (39) istri datang ke Puskesmas hendak melahirkan bayinya dalam kandungan 9 bulan lamanya, diantar suami dan kerabat keluarga sesampainya di puskesmas langsung ditangani oleh pihak puskesmas / dua orang bidan.

Masih lanjut Acim jelaskan seharian hingga malam hari Suryani mengalami depresi bahkan koma, jam 10;30 wib malam kepala bayi baru keluar dari kemaluan ibunya, kepala bayi ditarik-tarik oleh bidan secara bergantian, terasa oleh Suryani kaki bayi menendang-nendang di dalam rahimnya, tak lama bayi tersebut sudah tak bernyawa / meninggal didalam rahim hanya kepalanya saja ada diluar kemaluan Suryani, pukul 11;00 wib bidan kesulitan membantu bayi keluar dari kemaluan ibunya, pihak keluarga minta supaya Suryani bisa dihimpus supaya ada tambah tenaga untuk melahirkan barulah bidan memberikan impusan terhadap Suryani, sekitar pukul 11;30 Suryani baru dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibitung, menggunakan kendaraan ambulance puskesmas.

Sampai di RSUD Cibitung Selasa baru ditangani pihak petugas bahkan Dokter dibantu perawat, tidak lama hitungan menit Ibu Suryani Selamat.

Pihak keluarga Acim menduga ada unsur kelalaian dari penanganan tenaga medis bidan puskesmas Muaragembong, dirinya masih menyimpan kesedihan yang mendalam dan dirinya minta keadilan menuntut agar kedua bidan bertanggungjawab cabut ijin praktek bidan dan berhentikan dari tenaga medis puskesmas Muaragembong, begitu juga dengan  kepala Puskasmas harus bertanggungjawab dan dicopot juga sebagai  penanggungjawab kepala puskesmas Muaragembong, agar tidak ada lagi korban berikutnya dipuskesmas tersebut. tegasnya.

Marojak, St selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat  Indobara Cakrabuana Anti Konspirasi Nasional DPW Lembaga ICON RI angkat bicara. sangat disayangkan atas kinerja pihak puskesmas   muaragembong kami menilai buruk dalam menjalankan tugas sebagai pelayanan masyarakat.

Menurutnya dengan pelayanan yang ogah ogahan alias buruk dalam pelayanan yang mengakibatkan se orang ibu melahirkan bayi tersebut meninggal dalam kandungan  sedangkan ibu bayi trauma dan harus dilarikan ke RSUD Cibitung, kelalaian ini yang tentunya sudah jelas  dilakukan oleh dua orang bidan, dan kepala puskesmas yang kerjanya kurang maksimal. pedahal kepala puskesmas sebagai penanggung jawab. ada apa ini sebenarnya dengan puskesmas muara gembong.

Dan kami sebagai penampung aspirasi masyarakat yang tentunya tidak akan tinggal diam dan akan kami melaporkan atas kejadian tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi untuk meminta pertanggungjawaban  kepada pihak puskesmas muaragembong terutama kepala puskesmas ungkapnya.**(red)

Homepage of dj rob t.