Ribuan Masa LSM-BMPP Se-provinsi Banten Geruduk Kantor PT. Dipo Star Finance

mediaanakbangsa.id._Cilegon-Sekitar 1500 Masa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Banten Monitoring Perindustrian dan Perdagangan (LSM-BMPP) Kota Cilegon menggeruduk kantor leasing PT. Dipo Star Finance yang berada di kawasan komplek Cilegon City Square Ruko Blok C No.12-15 Kedaleman Cibeber, Kota Cilegon, pada Senin (15/8/2022) pagi.

Ratusan warga menanyakan keberadaan para pimpinan PT. Dipo Star Finance yang tidak ada di kantornya saat ribuan warga datang. Demo warga dan LSM ini terkait penarikan unit truk Mitsubishi Fuso yang dilakukan secara paksa oleh dept collector (matel) di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak beberapa hari lalu.

Dalam hal ini, Deni Juweni selaku Ketum DPP LSM BMPP saat ditemui di tengah demo mengatakan tindakan tersebut sudah sesuai prosedur, dimana ada surat peringatan dan sebagainya dari SP 1, 2 dan 3.

Pada intinya dari pihak Matel melakukan penarikan secara paksa, kunci diambil, hape dirampas, dan menurunkan/telantarkan supir di tengah jalan itu secara tidak manusiawi. Maka dari itulah reaksi kita sebagai gerakan masyarakat advokasi dalam hal ini menuntut agar pihak PT. Dipo Star Finance bertemu dan menjelaskan semuanya,” ucap Deni.

Dikatakan Deni Juweni, pihaknya akan terus melakukan aksi selama 4 hari berturur-turut jika tidak ada itikad baik dari PT. Dipo Star Finance untuk bertemu dan menjelaskan semuanya.

Ini sudah jelas merugikan pemilik unit baik materil maupun non-materil yang mana merasa sudah melakukan kewajiban angsuran, meski terlambat, tapi unit tetap ditarik bahkan dengan cara yang di luar rasa kemanusiaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Deni Juweni menambahkan menurut UU Fidusia, yang berkewajiban melakukan penarikan hanyalah pihak pengadilan yang dikawal oleh petugas kepolisian sesuai keputusan pengadilan.

Seperti disampaikan Kapolres Cilegon tadi, ini kasusnya perdata sedangkan penarikan di jalan itu tindakan pidana. Dan jelas melanggar hukum pada intinya Saya kecewa (Deadlock),” pungkasnya.

Sementara itu,di kantor leasing PT. Dipo Star Finance hanya terdapat staf admin dan sekuriti yang berjaga, sedangkan para pimpinan, staf dan karyawan tidak ada ditempat.

Dari pihak leasing, Kacabnya bilang masih  menunggu keputusan dari HO (Head Office-red) kurang lebih selama lima hari,” ujarnya.Red