Pangdam III Siliwangi Tinjau Lokasi dan Warga Korban Banjir Bandang Di Dampingi Forkopimda

Mediaanakbangsa.id._Garut.-  Kabupaten Garut pada Sabtu, 27 November 2021 di terjang badai bandang yang menghancurkan beberapa kerusakan tempat tinggal lahan jalan, dan dampaknya kurang lebih 100 lebih warga yang berada di Kampung Ciloa Desa Mekarwangi dan Kampung Depok Desa Sukamukti, harus mengungsi.

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III Siliwangi, Mayor Jenderal (Mayjen) Agus Subiyanto didampingi Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman dan Kapolres Garut AKBP Whirdanto Hadicaksono, langsung terjun ke lokasi dan memberikan bantuan berupa paket sembako bagi para korban, pada Selasa 1 November 2021.

Dampak dari bencana banjir bandang beberapa hari yang lalu, banyak rumah dan fasilitas lainnya mengalami kerusakan ringan dan rusak berat. Hingga saat ini warga yang terkena dampak banjir bandang masih berada dalam pengungsian.

Dan hingga saat ini warga yang rumah masih bisa di tepati sedang membersihkan puing-puing dan yang benar rusak berat masih menunggu bantuan akibat terjangan banjir bandang tersebut.

Pangdam III Siliwangi Mayjen Agus Subianto, menyampaikan beberapa hal saat berada di lokasi banjir, ia meminta agar anak sungai atau aliran sungai harus selalu bersih, jangan sampai ada timbunan sampah apapun.

Lebih lanjut Pangdam, dikarenakan jika sampah menumpuk sudah pasti air yang akan mengalir terhambat dan akibatnya air pun akan meluap hingga terjadi banjir bandang.”jelas pangdam

Pangdam Agus Subianto, dalam arahan terhadap TNI-Polri di bantu BPBD meminta harus bekerja keras untuk membersihkan puing-puing bekas banjir bandang yang masih tersisa ini,” kata Mayjen Agus.

“Untuk BPBD maupun Pemerintah setempat untuk menyampaikan kepada warga masyarakat agar lebih waspada, karena saat ini masih dalam masa musim penghujan.

“Ia juga menyampaikan kepada Danrem 062 Tarumanagara dan Dandim 0611 Garut, untuk terus membantu dan memantau penanggulangan pasca banjir bandang walaupun dengan berbagai keterbatasan.”ungkanya

“Paling tidak para korban bencana sudah mulai bisa beraktifitas, sudah berada ditempat pengungsian yang aman, hingga mereka merasa tenang dan nyaman,” harapnya.

“Untuk memperingan warga masyarakat yang terdampak banjir Mayjen Agus, memberikan bantuan sembako secara simbolis kepada warga korban banjir bandang dan untuk perbaikan rumah, baik ringan maupun berat.

“Dan juga untuk pemerintah akan memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pembangunan rumah warga yang rusak”pungkasnya.**Tono