Disdukcapil Kab Garut” Setiap Harinya 800 Warga Masyarakat Rela Antri Demi Data

Mediaanakbangsa.id._Garut.- Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kab Garut, setiap harinya tidak pernah berhenti melayani warga masyarakat yang membutuhkan Data e_KTP,  KK,  Akte dan lain sebagainya, yang di mulai pukul 07:00, petugas Disdukcapil sudah datang melayani memberikan no antrian untuk warga yang datang dari berbagai daerah se_ kab garut.

Dinas Disdukcapil Kab Garut membawahi 4 bidang di antaranya, Bidang Pelayan Pendaftaran Penduduk, Bidang Pelayan Pencatatan Sipil, Bidang Pengelolaan Informasi Adminitrasi Kependudukan dan Bidang Pemanfaatan Data Dan Inovasi Pelayanan.

Hasil investigasi media di lapangan, memantau setiap hari yang datang ke Dinas Disdukcapil, tidak kurang dari 800 orang, dan kebanyak warga yang datang untuk membuat KTP setiap harinya tidak kurang dari 321 lebih, sisanya membuat KK 147, Akte 83, Pindah 60, Update 99, Perekaman, 166. Rabu 23 November 2021.

Kalau semua warga yang datang di layani semuanya, bisa lebih dari 1000 orang lebih, cuma bila di layani semua yang datang, tidak akan beres sampai pukul 16;00, bahkan sekarang juga petugas yang melayani di tambah jam kerja sampai pukul 17;30, yang biasa pulang pukul 14:00 sesuai Turan kerja

warga yang membuat Data e_KTP, KK, Akte dan yang lainya di layani dan langsung Jadi tanpa harus menunggu, setalah di panggil no antrian

Sementara yang pendaftarannya e KTP KK dan lainya lewat pendaftaran ONLINE di kirim lewat Kantor Pos di setiap Kecamatan.

Sayangnya pihak petugas POS kurang sigap setelah di kirim dari petugas Capil untuk di bagikan ke masing alamat pemegang KTP  masih ada beberapa kantor yang lambat mengantarkannya,

Seharusnya  petugas pos mengantar 2, 3 , hari sampai, tapi ada warga yang mengadu ke pihak media sampai satu belum masih belum di berikan ke warga yang membutuhkan KTP. Padahal dari pihak Capil sudah di layangkan.

Semoga kedepanya tidak ada lagi petugas  POS  yang lalai, sebab data dari Disdukcapil setiap warga yang membuat langsung di jadikan dan besoknya di kirim langsung,

“Di balik pelayan Capil mulai bagus, Aya wae (Sunda) yang ngaco, kata beberapa warga sambil ngantri di tenda luar.

Sala Seorang warga yang tidak mau di sebut namanya, memberikan komentar, walau datang dari jam 6 pagi tidak mau melalui pihak ke 3, ternyata lebih cepat dan gampang gratis ga bayar, hanya butuh kesabaran di panggil saja

Saya sebagai warga mengucapkan terimakasih  terhadap pelayanannya petugas Capil selalu ramah  baik dan sopan, dan tingkatkan lagi pelayanannya, sambil senyum bilang’ lelahku berhasil  KTP sudah beres,”jelasnya.

Sementara warga lain  yang lagi menunggu antrian panggilan sebut saja, Amas dan Yeni, bercerita mengenai ada warga yang masuk keruangan mau membuat Data, tetapi caranya arogan, so jagoan. Sambil teriak dan berkata kasar terhadap  petugas, dan warga yang mengantri pun ketakutan merasa terganggu dan tidak nyaman,” ungkap ibu Yeni.

Pak Amas, menyayangkan atas insiden tadi, di saat yang lain mengantri dari pagi, dia datang seakan tak menghargai petugas dan warga masyarakat yang mengantri.

Amas ternyata di balik pelayan benar- benar baik petugasnya cepat tanggap,  ada saja yang memanfaatkan situasi dengan mengatasnamakan lembaga  dan Organisasi tertentu, yang datang tanpa antrian langsung marah-marah, kasian petugas dan warga yang ketakutan. masih untung ada warga dan pemuda langsung membawa orang tersebut,”ungkap Amas.

Warga lain lainpun bilang, kasian petugas merasa bingung sebab mereka datang dengan ke adaan tidak wajar, berbicara kasar dan sambil mabuk,” jelas salah seorang warga.

“Kalau bisa ada petugas keamanan dari TNI dan Polisi biar warga merasa nyaman dan petugas yang melayani di hargai dan kasian mereka yang sudah antri dari pagi ada yang datang dari jauh pukul 5 pagi,”pungkas warga.**Tono