Daerah

Tidak Sesuai RAB,Rehab Gedung SDN Teluk Bango IV Diduga Ada Aknum Yang Bermain

KARAWANG,-Program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa berpusat pada bantuan pendidikan berupa sarana dan prasarana sekolah, sarana pembangunan juga tak kalah pentingnya, bantuan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) anggaran tahun 2020 yang meskinya didukung dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya bagi para penerima bantuan, bukan malah sebaliknya,

Pembangunan rehabilitas 3 ruang kelas SDN teluk bango IV yang beralamat didusun gong cai dua Rt.10/04. desa teluk bango kecamatan batujaya kabupaten karawang provinsi jawa barat. melalui dana alokasi (DAK) tahun anggaran (TA) 2020 diduga jadi ajang korupsi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Rehabilitas 3 ruang kelas yang saat ini sedang berjalan dipastikan tidak sesuai RAB,

Seperti halnya yang dikatakan nara sumber warga dusun gong cai dua. Rt. 10/04. Ketika dimintai keteranganya oleh awak media mengatakan. Memang benar pak? Jangan kan papan inpormasi kalau saya perhatikan bahan material yang digunakan untuk rehabilitas 3 ruang kelas memakkai bahan materialnya asal-asalan termasuk rangka baja ringan tidak bersetandar SNI, begitu juga untuk pengecoran slup atas seharusnya sebelum baja ringan dipasang di cor terlebih dahulu setelah dicor slup atas baru melakukan pemasangan baja ringan ,itu baru benar dan saya pastikan rehab tersebut akan mempunyai kekuatan . Kalau yang saya lihat seperti sekarang ini sistem cara kerja yang saat inih sedang berjalan syarat dengan penyimpangan, disini sudah jelas dan saya katakan rehabilitas 3 ruang kelas SDN teluk bango IV. Banyak sekali penyimpangan dan tidak sesui RAB, pedahal untuk biaya pengecoran slup atas puluhan juta rupiah. Lalu biaya untuk pengecoran slup atas di kemanakan, kata nara sumber yang ga mau disebutkan namanya. Kepada mediaanakbangsa. 13/10/2020 ,

Menurutnya Pembangunan rehabilitas 3 ruang kelas yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2020 diduga ada penyimpangan pihak pelaksana , dan berupaya untuk mengambil keuntungan pribadi dari dana yang diterima, tentunya dengan melakukan pengurangan volume/ item-item pekerjaan yang sudah ada dalam RAB dan gambar,

Guna perbaikan kelas/ rehab yang berasal dari anggaran alokasi khusus (DAK) tersebut kerap kali menjadi lumbung korupsi bagi para oknum kepala sekolah sehingga terkesan tidak mengindahkan hukum di Negeri ini,

Masih narasumber katakan dana bantuan pembangunan atau fisik tersebut yang seharusnya tidak diselewengkan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok, penerima program bantuan dana alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 dalam melaksanakan kegiatan pembangunan harus selalu dipandu dengan gambar dan RAB (rancangan anggaran belanja) sebagai tolak ukur standar penggunaan bahan materi bangunan agar berkualitas,

Bahwa pelaksanaan pembangunan rehab tersebut diduga kuat telah dimanipulasi ,oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. oleh karna itu saya meminta agar penegak hukum untuk segera mengusut permainan curang dalam pelaksanaan rehab sekolah tersebut, cetusnya.

Dari pantauan awak media dilapangan Nampak sekali banyak item-item pekerjaan yang tidak diterapkan seperti ketinggian dinding dan ketinggian tiang selasar sebagaimana Bestek, begitu juga pemasangan rangka baja tidak menggunakan tali angin dan jarak kuda-kuda baja berpariasi Mirisnya lagi pasilitator atau pengawas dari dinas terkait terkesan tidak bekerja dengan baik*Tinggun

Sql operating systems.