PemerintahUmum

Kapolri Ingatkan Komitmen TNI-Polri Jaga Keberagaman

mediaanakbangsa.id._Jakarta-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara puncak 20 tahun bakti untuk negeri alumni Akabri 2021 yang menggelar vaksinasi massal hingga renovasi 11 tempat ibadah. Sigit mengapresiasi sinergisitas TNI-Polri bersatu membangun dan merenovasi 11 tempat ibadah.

“Ini menjadi salah satu hal yang perlu kita contoh. Bahwa tentunya TNI-Polri selalu berkomitmen menjaga keberagaman di Indonesia,” kata Sigit dalam keterangan yang diterima Selasa (29/12/2021).

Acara puncak yang digelar oleh Akabri 2021 atau Dwipa Arya digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rangkaian acara ini terdiri atas kegiatan vaksinasi massal, pemberian bantuan sosial, serta pembangunan dan renovasi 11 tempat ibadah.

Terungkap, Benda Mirip Tank di Laut Natuna-Bintan Ternyata Sama
Pembangunan dan renovasi tempat ibadah itu dilakukan pada 7 masjid, 1 musala, 1 pura, 1 gereja, dan 1 pondok pesantren. Sigit mengatakan bahwa hal itu juga wujud dari TNI-Polri yang berdiri di atas semua golongan.

Jadi ini bentuk TNI-Polri berdiri untuk melindungi dan di atas semua golongan yang memang harus dijaga dan diamankan,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Sigit menambahkan menjaga kebebasan beragama merupakan amanat ideologi Pancasila dan konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagaimana Pasal 28 dan Pasal 29. Terjaminnya kebebasan beragama, jelas Sigit, juga merupakan bagian dari pengakuan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.

“Dan ini tentunya wajib bagi kita, khususnya TNI-Polri, untuk melindungi kebebasan memeluk agama dan ibadah menurut keyakinannya,” ucap Sigit.

Lebih lanjut, Sigit mengaku mendapat laporan adanya gangguan terhadap masyarakat yang hendak melangsungkan kegiatan ibadah di sebuah wilayah. Dia meminta agar hal itu tak terjadi lagi.

48 Orang Terpapar Omicron, Kapolri Minta Akselerasi Vaksinasi
Sigit menambahkan pemerintah bersama TNI dan Polri harus hadir untuk memberikan solusi jika terjadi suatu gangguan. Selain itu, kata dia, harus menjamin seluruh umat beragama di Indonesia bisa diberi kesempatan untuk beribadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing.

“Saya ingatkan, agama apa pun yang diakui wajib kita lindungi. Maka, pada saat mereka melaksanakan ibadah, kita TNI-Polri dan pemerintah wajib memberikan perlindungan. Karena itu bagian dari amanah konstitusi,” tutur Sigit.

Pada kesempatan itu, Sigit juga mengingatkan seluruh jajaran Polri bahwa salah satu kekuatan Bangsa Indonesia adalah mampu melindungi, mempertahankan, dan menjamin keberagaman yang ada. Dia menambahkan hal itu juga bisa menjadi modal untuk menuju Indonesia Emas pada 2045.

“Manakala kita mampu menjaga persatuan dan kesatuan, pertumbuhan ekonomi, SDM unggul, semua bisa berjalan apabila stabilitas keamanan persatuan kesatuan bisa kita pertahankan,” jelas Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menekankan, kesatuan dan persatuan harus betul-betul dijaga dan dipertahankan karena merupakan tujuan nasional Bangsa Indonesia. Dia menegaskan jajaran TNI-Polri jangan mudah terpecah belah dalam melindungi kebebasan umat beragama.

“Karena memang negara kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, bahasa, dan etnis. Dan tentunya itu satu kekuatan yang harus kita pertahankan,” kata Sigit.

Sigit melanjutkan persatuan dan kesatuan sudah dapat dibuktikan dari penanganan dan pengendalian pandemi COVID-19. Saat ini, laju pertumbuhan virus Corona sudah jauh lebih bisa dikendalikan. Semua itu, kata Sigit, berkat sinergisitas dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat Indonesia.

 

Kapolri Ingatkan Komitmen TNI-Polri Jaga Keberagaman Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Pada masa pandemi Corona ini, menurut Sigit, seluruh beban yang berat akan terasa ringan jika pemerintah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat bergandengan tangan dan bersatu padu.

Dan ini terlihat di masa sulit kita pada saat kita menghadapi pandemi COVID-19, seluruh elemen masyarakat bersatu. TNI-Polri, pemda, pemerintah pusat, masyarakat, relawan bersatu padu untuk bergerak bersama menghadapi COVID-19. Alhamdulillah, bulan Juli lalu kita hadapi angka COVID-19, yang sangat tinggi. Terjadi situasi gelombang kedua yang akibatnya banyak warga dan keluarga kita masuk rumah sakit. Namun hari ini angka bisa kita kendalikan. Positivity rate-nya di bawah ” jelasnya Sigit.**tinggun

Menakjubkan, ini dia kode remot tv philips tabung dan lcd beserta cara sett1ng.