Umum

Wakil Jaksa Agung Mengapresiasi Kajati Banten Dan Jajaran Yang Telah Berhasil Mencapai Predikat WBK

Mediaanakbangsa.id._Banten.- Wakil Jaksa Agung selaku Ketua Tim Pengarah Reformasi Birokrasi Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi mengapresiasi Kepala Kejaksaan Tinggi Banten beserta jajarannya atas prestasi yang telah mengukir sejarah baru yakni mencapai predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) untuk Kejaksaan Tinggi Banten pada Tahun 2020.

“Saya berharap dan optimis kedepan dibawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Tinggi Banten saudara Dr. Asep Nana Mulyana,Kejaksaan Tinggi Banten dapat mencapai predikat Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM),” kata Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi saat memberikan pembinaan kerja dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi Banten,Kamis (4/2/2021)

Pada kesempatan Pengarahan Wakil Jaksa tersebut dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Dr. Asep N. Mulyana, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Ricardo Sitinjak, SH.MH., para Asisten, Kabag TU, Koordinator, para Kasi Kejaksaan Tinggi Banten, para Kepala Kejaksaan Negeri Se-Wilayah Banten dan diikuti secara virtual oleh para Pegawai di Kantor masing-masing Kejaksaan Negeri Se-Wilayah Banten.

Diketahui dari 8 ( delapan ) Satker baru ada satu Satker yakni Kejati Banten yang telah memperoleh predikat WBK dari Kemenpan RB. Sementara tujuh Kejaksaan Negeri lainnya belum lolos membangun zona integritas WBK. Tentu harus berjuang melakukan evaluasi selama setahun kedepan.

Untung menegaskan salah satu kegagalan mencapai zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah kurangnya transparansi informasi publik.

Pada pengarahan di depan jajaran kejati Banten Wakil Jaksa Agung didampingi Sekretaris Badan Diklat Kejaksaan RI Jaya Kesuma dan Kabag RB Kejagung Yudi Triyadi,meminta agar jajaran kejati Banten untuk berkomitmen keras mewujudkan zona integritas memperoleh predikat WBK/WBBM.

Ia juga menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, yaitu harus diawali dengan Komitmen Pimpinan dan jajaran selaku agen agen Perubahan, Soliditas Tim Kerja, data dukung kelengkapan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) harus sesuai dan lengkap, membuat program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selanjutnya, Untung menjelaskan bahwa hasil Survei Mandiri Indeks Persepsi Korupsi, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), Kanal Pengaduan harus berfungsi dengan baik dan direspon secara cepat, membuat inovasi upaya perbaikan publik dan pencegahan korupsi, budaya kerja, membuat strategi komunikasi atau manajemen media.

“Saya berharap kedatangan saya bersama tim disini tidak sia sia. Kita harus mampu membuat 7 (tujuh) satker Kejaksaan Negeri yang ada di wilayah Kejati Banten mendapatkan predikat WBK, dan predikat WBBM untuk Kejati Banten di tahun 2021 ,” kata Untung.**Red