Umum

Kades Solokan Angkat Bicara Minta Pemerintah Daerah Melek Perhatikan Para Petani Yang Ada Di Kecamatan Pakisjaya

Mediaanakbangsa.id._ Karawang.- Irigasi merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan usaha bagi para petani yang ada di Kecamatan Pakisjaya, dari tahun ketahun petani yang ada dikecamatan pakisjaya selalu mengeluh tentang air yang tak kujung mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah daerah.

Hasan saepudin, selaku kepala desa (kades) ketika dimintai komentarnya kaitan air, /sampah dan eceng gondok yang ada di kali irigasi mengatakan harapan kami kepada pemerintah kabupaten karawang diminta untuk melek dan harus serius memperhatikan sektor pertanian, yang ada diKecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa barat, dari jumlah delapan desa se kecamatan pakisjaya paling terparah untuk mendapatkan air untuk para petani, desa solokan. ucapnya, kepada mediaanakbangsa.id 8/1/2021.

Masih dikatakan Hasan saepudin, kami beserta para petani yang ada di kecamatan pakisjaya sangat mengharapkan perhatian yang serius dari pemerintah daerah agar petani yang ada di desa solokan bisa menggarap sawah mereka, yang setiap tahunnya selalu mengalami kekeringan kalau begini bagaimana petani bisa menggarapnya sementara airnya tidak ada. Yang saya ga habis pikir untuk wilayah kecamatan batujaya ke atas dari tahun ke tahun air selalu limpas alias banjir hingga sampai ke jalan raya.

Begitu juga Bangunan liar yang menempati sempadan saluran kali irigasi ini sangat mengangu jalanya air, oleh karna itu kami meminta kepada pemeritah daerah agar bangunan liar sepanjang jalan yang berdiri diatas kali irigasi yang ada di kecamatan pakisjaya agar segera dibongkar. Karna sangat mengangu akses jalannya air yang mengalir, Sebab akses jalan air tersebut tergolong penting dalam mendorong perekonomian sektor pertanian masyarakat yang ada di kecamtan pakisjaya, enceng gondok tumbuh subur ditambah adanya tumpukan sampah bekas buangan masyarakat/warung yang ada diatas kali irigasi membuat saluran irigasi tersumbat dan tidak enak dilihat, pinta hasan saepudin selaku kades solokan, kepada pemerintah kabupaten karawang.

Kemudian kepada pemerintah kabupaten karawang kami meminta ini bukan untuk kepintingan pribadi melaikan untuk kepentingan masyarakat yang ada di wilayah kecamatan pakisjaya, sawah para petani yang selalu kekeringan dan kesulitan untuk mendapatkan air ketika mau menggarap sawah mereka seperti sekarang ini, diakibatkan banyaknya jembatan sehingga mengangu air yang mengalir akibat tumpukan sampah yang tidak beraturan, ungkapnya dengan nada kesal.

Lanjut hasan saepudin, katakan cukup ironis sekali kalau pemerintah daerah tidak mengetahui hal ini dan para petani bukan kali ini saja kekurangan air dari tahun ketahun untuk wilayah kecamatan pakisjaya selalu mengalami kekurangan air terlebih ketika musim nyawah seperti sekarang ini, dan ini kami katakan apa adanya, ini pakta. Bagaimana air bisa mengalir sementata budeman DTUB 26 mengalir seperti kencing kambing, karna tertutup budeman 7.

Oleh karna itu kami selaku kepala desa solokan kecamatan pakisjaya agar pintu air yang ada di bedeman DTUB 26. Segera di bongkar yang maksud dan tujuanya agar air tersebut bisa mengalir dengan lancar ke wilayah pakisjaya, ini satu hal penting yang juga saat ini sangat dibutuhkan petani adalah pemerintah dapat membangun irigasi ke lahan persawahan mereka karena selama ini petani masih berharap air bisa mengalir dengan lancar, padahal desa solokan di jadikan ikon lumbung padi Untuk itu perhatian pemerintah sangat diharapkan,” imbuhnya.** Tinggun.

Anime batch – download dan nonton anime sub indo batch.